5 Tips Biar Tetap Fokus Nugas di Coffee Shop — Cerita dari Meja Sudut yang Penuh Inspirasi

Aku masih ingat pertama kali nugas di coffee shop — niatnya mau produktif, tapi akhirnya malah scrolling Instagram sambil nunggu “mood datang”.

Padahal, aroma kopi sudah menenangkan, musiknya pas, dan ambience-nya cozy banget. Tapi entah kenapa, fokus malah buyar ke sana-sini.

Dari situ aku belajar: nugas di coffee shop itu seni. Ada trik-trik kecil yang bisa bikin otak tetap on, bahkan di tengah aroma latte dan suara mesin espresso yang mendesis.

Nah, kali ini aku mau berbagi 5 tips biar tetap fokus nugas di coffee shop, versi pengalaman pribadi.

1. Pilih Coffee Shop dengan “Vibe” yang Cocok

Nggak semua coffee shop itu cocok buat nugas. Ada yang terlalu ramai, ada yang pencahayaannya redup banget sampai bikin ngantuk. Aku biasanya cari tempat dengan:

  • Musiknya nggak terlalu keras,
  • Ada colokan di tiap sudut,
  • Dan tentu saja, sinyal Wi-Fi yang stabil (nggak mau kan, pas upload tugas malah reconnect?).

2. Gunakan Mode Fokus di Laptop atau HP

Percaya deh, notifikasi itu biang gangguan. Sekali bunyi, fokus bisa bubar. Aku biasanya aktifin Focus Mode di HP dan matiin semua notifikasi selama jam nugas.

Kalau kamu pakai laptop, coba juga aplikasi seperti Forest atau Cold Turkey yang bisa “mengunci” situs-situs pengganggu (halo, YouTube dan Twitter!).

Triknya sederhana tapi efeknya besar banget — tiba-tiba satu jam berlalu, dan kamu sadar udah ngerjain setengah tugas.

3. Tentukan Waktu Nugas, Bukan “Sambil Nongkrong”

Kesalahan klasik yang sering aku lakukan dulu: datang ke coffee shop bareng teman, tapi ujungnya ngobrol terus.

Sekarang, aku set waktu. Misal:

  • 1 jam pertama fokus nugas,
  • 15 menit break,
  • lanjut lagi 45 menit.

Metode ini mirip kayak Pomodoro Technique, tapi versi lebih santai — cocok buat suasana coffee shop.

4. Duduk di Tempat Strategis

Jangan remehkan posisi duduk. Aku suka pilih sudut dekat jendela — ada cahaya alami, plus view yang bikin tenang.

Tapi hindari spot deket pintu atau barista counter, karena lalu-lalang orang bisa bikin pikiran buyar.

5. Nikmati Prosesnya, Jangan Terlalu Kaku

Kadang kita terlalu memaksa diri buat produktif sempurna. Padahal, suasana coffee shop itu justru bisa bantu kamu enjoy the process.

Minum kopi pelan-pelan, dengarkan musiknya, dan biarkan inspirasi datang dari sekitar. Fokus itu bukan berarti tegang — tapi bisa juga tenang.

Sekarang, setiap kali aku nugas di coffee shop, rasanya kayak ritual kecil: buka laptop, pesan cappuccino, pasang playlist instrumental, dan mulai menulis.

Dengan lima tips sederhana ini, coffee shop bukan lagi tempat distraksi — tapi jadi ruang produktif yang penuh ide.

Jadi, kalau kamu lagi struggle buat fokus nugas di luar rumah, coba dulu tips ini. Siapa tahu, dari meja kopi yang sama, kamu juga bisa menulis kisah suksesmu sendiri.

Penulis: Syahidah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *