Penulis: Maulidina Aisyah

Kamu sudah bosan setiap hari harus kerja di rumah atau kantor? Pemandangan dan orang yang dilihat itu-itu lagi. Rute yang dilalui juga itu-itu lagi. Pola yang sama, suasana yang sama, memang sering bikin bosan. Perasaan bosan akibatnya berpengaruh pada kualitas bekerja.
Wajar, kok, kalo merasa bosen seperti itu. Di era kerja fleksibel pasca pandemi, banyak orang merasa ruang kantor tradisional sudah tidak cukup mendukung kreativitas dan efektivitas. Tapi, penelitian-terkini mulai menunjukkan bahwa bekerja di luar kantor, misalnya remote work, work‐from‐café, atau coworking space, dapat menjadi katalisator bagi ide-ide baru dan produktivitas yang lebih tinggi. Manfaatnya adalah kerja jadi lebih kreatif dan efektif.
Lingkungan yang Fleksibel Bikin Pikiran Lebih Bebas
Menurut penelitian yang diterbitkan oleh American Psychological Association (APA), kerja remote atau di luar kantor bisa meningkatkan produktivitas dan kreativitas, asalkan didukung oleh teknologi dan kejelasan peran. Lingkungan yang tenang dan fleksibel memungkinkan pekerja untuk fokus tanpa gangguan khas kantor, seperti rapat mendadak atau tim yang terlalu berisik.
Fenomena ini juga dijelaskan lewat konsep work autonomy, yaitu kebebasan menentukan cara dan tempat bekerja. Penelitian yang dilakukan oleh Kowalski et al. (2022) menunjukkan bahwa pekerja yang diberi otonomi lebih tinggi cenderung merasa lebih bersemangat dan menunjukkan efektivitas kerja yang lebih baik dibanding mereka yang dikontrol secara ketat.
Cari Inspirasi Baru di Coworking Space
Kalo kamu sulit fokus di rumah, coworking space menjadi solusi menarik. Studi oleh Dell’Aversana & Miglioretti (2025) menunjukka kalo pekerja remote yang kerja di coworking space merasakan peningkatan dalam efisiensi kerja, motivasi, dan koneksi sosial. Nah, faktor-faktor ini sangat berpengaruh terhadap kreativitas.
Selain itu, menurut artikel di SCIRP Journal (2024), coworking space memfasilitasi kolaborasi antar individu dari berbagai industri, sekaligus menciptakan ruang untuk bertukar ide di lintas bidang yang sulit terjadi di kantor tradisional. Inilah alasan mengapa banyak inovasi muncul dari ruang seperti ini.
Menariknya, survei global oleh IWG (International Workplace Group) menemukan bahwa 82% profesional merasa produktivitas mereka meningkat ketika bekerja dari lokasi fleksibel dibanding kantor utama. Hasil ini diperkuat oleh riset Boe et al. (2020) yang menyoroti pentingnya variasi tempat kerja untuk menjaga semangat dan ide yang fresh.
Tapi, terlalu sering bekerja sendiri jugabisa menimbulkan efek “isolasi kreatif”. Studi oleh Yang et al. (2022) dalam Nature Human Behaviour menemukan bahwa kolaborasi tim cenderung menurun ketika interaksi hanya dilakukan secara daring. Ini berarti, keseimbangan antara kerja individu dan kolaboratif tetap penting.
Dari berbagai penelitian tersebut, satu hal jelas: bekerja di luar kantor memang bisa meningkatkan kreativitas dan efektivitas kerja, asalkan dilakukan dengan strategi yang tepat.
Faktor seperti otonomi, kenyamanan lingkungan, dukungan teknologi, dan interaksi sosial adalah kunci agar hasilnya optimal.
Jadi, kalau kamu merasa ide-idemu mulai buntu di kantor, cobalah berpindah ruang kerja sesekali — entah di rumah, coworking space, atau café yang tenang seperti Cozy Work Cafe. Di tempat ini kmau bisa pilih area mana yang mau kamu singgahi: yang sepi dan tenang biar lebih fokus mikir di Focus Area, atau yang lebih lively dan bisa ngobrol santai bareng teman di Networking Space. Siapa tahu, ide brilian berikutnya muncul justru saat kamu menyeruput kopi di pojok ruangan yang lebih santai.
Leave a Reply